Indramayu, 5 Mei 2026 — Pegawai Loka POM di Kabupaten Indramayu mengikuti kegiatan “Forum Sinergi Farmakovigilans” yang diselenggarakan secara hybrid. Tim Loka POM Indramayu mengikuti rangkaian acara secara daring. Forum ini menjadi wadah sosialisasi penguatan sistem farmakovigilans BPOM kepada masyarakat dan lintas sektor. Materi utama yang dibahas meliputi Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 4 Tahun 2026, kick-off aplikasi e-MESO 2.0, serta pengenalan Buku Saku Pelaporan Efek Samping Obat bagi Masyarakat.
Melalui e-MESO 2.0, pelaporan efek samping kini terintegrasi dalam satu pintu untuk produk obat, obat bahan alam, obat kuasi, suplemen kesehatan, dan kosmetik. Pembaruan ini memperluas akses pelaporan. Masyarakat dapat menyampaikan laporan secara langsung, tidak terbatas pada kanal pelaporan internal seperti pada sistem sebelumnya.
Keikutsertaan pegawai Loka POM Indramayu dalam forum ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat pemahaman dan kesiapan pengawasan keamanan serta mutu produk di wilayah kerja. Penguatan kompetensi tersebut mendukung pelaksanaan pengawasan yang selaras dengan standar dan ketentuan yang berlaku. Loka POM Indramayu menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas SDM, memperluas literasi pelaporan efek samping, dan memperkuat kolaborasi lintas sektor. Tujuannya utamanya adalah perlindungan masyarakat melalui pengawasan yang responsif, berbasis data, dan mudah diakses.