Pada Rabu, 29 April 2026, pegawai Loka Pengawas Obat dan Makanan (POM) di Kabupaten Indramayu turut berpartisipasi aktif dalam Sharing Session Interactive bertajuk “Pengkajian Mutu Pangan Olahan (Kategori Pangan, Bahan Baku Pangan, dan Label Pangan Olahan)” yang diselenggarakan oleh Direktorat Standardisasi Pangan Olahan. Kegiatan ini digelar secara hybrid, menggabungkan kehadiran langsung dan partisipasi daring, sehingga membuka peluang bagi peserta dari berbagai daerah untuk turut serta tanpa batasan geografis.
Acara ini tidak hanya diikuti oleh jajaran pegawai BPOM, tetapi juga dihadiri oleh para pelaku usaha pangan olahan dari wilayah Jakarta dan sekitarnya. Kehadiran pelaku usaha menjadi elemen penting dalam memperkuat pemahaman bersama terkait aspek mutu dan keamanan pangan olahan, serta mempererat sinergi antara regulator dan industri.
Pada sesi diskusi interaktif, peserta mendapatkan pemaparan mendalam mengenai klasifikasi kategori pangan, pemilihan dan pengendalian bahan baku, serta ketentuan pelabelan pangan olahan sesuai regulasi terkini. Materi yang disampaikan dirancang untuk memberikan pemahaman praktis sekaligus menjawab tantangan nyata yang dihadapi pelaku usaha dalam memastikan produknya memenuhi standar mutu dan keamanan.
Kegiatan ini menjadi wadah dialog dua arah antara regulator dan pelaku usaha. Berbagai pertanyaan, studi kasus, dan pengalaman lapangan dibahas terbuka, menciptakan suasana diskusi yang dinamis, aplikatif, dan penuh solusi. Melalui forum ini, diharapkan terjadi peningkatan kesadaran dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku, khususnya dalam aspek pengkajian mutu pangan olahan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Loka POM di Kabupaten Indramayu menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas dan daya saing produk pangan olahan lokal. Kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha diharapkan dapat mendorong terciptanya produk pangan yang aman, bermutu, dan mampu bersaing di pasar, sekaligus memperkuat ekosistem pangan olahan nasional.